Milky Gel : 7 Fakta Menakjubkan Hutan Mangrove Indonesia
Indonesia memiliki sabuk hijau di pesisirnya yang jarang mendapat sorotan, yaitu hutan mangrove. Milky Gel, Susu Jelly dari UMKM Palangka Raya, mengajak Anda mengenal ekosistem ini lewat tujuh fakta menarik. Pulau Kalimantan, tempat Milky Gel berasal, menyimpan sekitar 21 persen mangrove nasional.
Seluruh fakta berikut bersumber dari data pemerintah dan lembaga internasional, sehingga Anda dapat memeriksanya langsung melalui daftar referensi di akhir artikel.
7 Fakta Hutan Mangrove Indonesia
1. Hutan Mangrove Terluas di Dunia
Peta Mangrove Nasional (PMN) 2021 mencatat 3,36 juta hektare mangrove di Indonesia. Menurut Bank Dunia, luas tersebut setara dengan lebih dari 20 persen ekosistem mangrove dunia. Pada PMN 2022, luasnya tercatat 3,39 juta hektare. Pemerintah memperbarui peta ini dengan citra satelit dan verifikasi lapangan di sejumlah lokasi sampel.
2. Tersebar di Tiga Wilayah Utama
Menurut KLHK yang dikutip Katadata, Pulau Papua memiliki sekitar 46 persen mangrove nasional, Kalimantan 21 persen, dan Sumatra 19 persen. Provinsi terluas adalah Papua dengan lebih dari 1 juta hektare, disusul Papua Barat sekitar 480 ribu hektare dan Riau sekitar 227 ribu hektare.
3. Rumah bagi 202 Jenis Mangrove
Berdasarkan penelitian yang dirujuk KLHK, Indonesia memiliki 202 jenis mangrove. Keragaman ini menjadikan hutan mangrove tempat hidup bagi beragam ikan, kepiting, udang, dan burung pesisir.
4. Sebagian Besar Masih dalam Kondisi Baik
Sekitar 3,16 juta hektar mangrove tergolong lebat, yaitu dengan tutupan tajuk lebih dari 70 persen. Bank Dunia bahkan menyebut lebih dari 90 persen mangrove Indonesia berada dalam kondisi baik. Sisanya, sekitar 240 ribu hektare, berstatus sedang atau jarang sehingga masih perlu dipulihkan.
5. Benteng Alami bagi Pesisir
Mangrove tumbuh di zona pasang surut. Menurut laporan The Jakarta Post, hutan ini berperan sebagai penyangga alami terhadap abrasi akibat gelombang dan angin. Dengan akar yang rapat, mangrove meredam tenaga gelombang sebelum mencapai daratan.
6. Penyimpan Karbon Biru
Mangrove menyimpan karbon di tanah dan akarnya. Bank Dunia menyatakan bahwa perlindungan hutan mangrove Indonesia dapat berkontribusi besar pada upaya global mengatasi perubahan iklim, bahkan berpotensi menghasilkan pembayaran karbon biru. Karena itu, KLHK mengaitkan rehabilitasi dan konservasi mangrove dengan komitmen pengurangan emisi gas rumah kaca Indonesia dalam dokumen Nationally Determined Contribution (NDC).
7. Target Rehabilitasi 600.000 Hektar
Pemerintah menargetkan rehabilitasi 600.000 hektar mangrove terdegradasi pada periode 2021 sampai 2024. Untuk capaian terbarunya, Anda dapat memeriksa laporan resmi kementerian terkait dan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.
Mengapa Hutan Mangrove Penting bagi Warga Kota dan Desa
Banyak orang menganggap mangrove hanya urusan nelayan. Padahal, manfaatnya menjangkau siapa saja. Hutan mangrove menjadi tempat ikan dan udang berkembang biak, sehingga menopang hasil tangkapan yang akhirnya sampai ke pasar dan meja makan kita.
Selain itu, mangrove menahan lumpur dan sedimen sehingga air pesisir lebih jernih. Kawasan yang masih berhutan mangrove juga cenderung lebih tahan menghadapi gelombang saat cuaca buruk. Dengan demikian, menjaga mangrove sama dengan menjaga keamanan pangan dan keselamatan warga pesisir.
Ancaman yang Mengintai Hutan Mangrove
Meskipun luas, sebagian ekosistem mangrove mengalami kerusakan. Karena itu, pemerintah terus menjalankan program rehabilitasi dan melibatkan masyarakat di berbagai provinsi.
Tekanan juga datang dari kebiasaan sehari-hari. Sampah yang dibuang sembarangan ke selokan dan sungai pada akhirnya bermuara ke pesisir, tempat akar mangrove menjadi penghalang pertama. Oleh sebab itu, memilah sampah di rumah ikut membantu menjaga hutan mangrove, sebagaimana kami bahas dalam artikel Milky Gel : 5 Cara Mudah Memilah Sampah Kemasan Minuman.
Cara Mudah Ikut Menjaga Hutan Mangrove
● Ikuti kegiatan penanaman mangrove yang dikelola komunitas resmi atau pemerintah daerah, agar bibit ditanam di lokasi dan dengan cara yang tepat.
● Buang sampah pada tempatnya dan pilah kemasan minuman sebelum membuangnya.
● Pilih wisata mangrove yang menjaga kebersihan dan tidak merusak akar maupun satwa.
● Bagikan informasi yang benar tentang manfaat mangrove kepada keluarga dan teman.
● Dukung produk lokal yang peduli lingkungan, seperti UMKM di daerah Anda.
Milky Gel dan Semangat Menjaga Alam
Tekstur Susu Jelly Milky Gel dikenal lembut dan kenyal. Ekosistem mangrove pun membutuhkan perlakuan yang lembut: dijaga, tidak dikeruk, dan tidak dijadikan tempat membuang sampah. Sebagai produk UMKM Palangka Raya di Pulau Kalimantan, Milky Gel ikut bangga bahwa pulaunya memegang peran penting dalam hutan mangrove Indonesia.
Selain itu, menikmati minuman favorit di tepi pantai atau di wisata mangrove menjadi lebih bermakna ketika kemasannya kembali ke tempat sampah, bukan ke air.
Kesimpulan
Hutan mangrove Indonesia adalah aset yang luar biasa: terluas di dunia, kaya jenis, melindungi pantai, dan membantu menahan karbon. Namun, aset ini hanya bertahan jika kita merawatnya bersama.
Dengan langkah sederhana seperti memilah sampah dan mendukung rehabilitasi, setiap orang dapat ikut berperan. Seperti Milky Gel yang hadir sebagai Susu Jelly lezat dari tangan UMKM lokal, hutan mangrove juga layak mendapat perhatian dari kita semua.
Referensi
1. “‘Sabuk Hijau’ Indonesia – Mangrove Memberikan Manfaat Lokal dan Global” https://blogs.worldbank.org/in/eastasiapacific/sabuk-hijau-indonesia-mangrove-memberikan-manfaat-lokal-dan-global
2. “21% Hutan Mangrove Dunia Ada di Indonesia, Ini 3 Provinsi Terbesar” https://katadata.co.id/ekonomi-hijau/ekonomi-sirkular/6538708fc6c13/21-hutan-mangrove-dunia-ada-di-indonesia-ini-3-provinsi-terbesar
3. “Hutan Mangrove Nasional Berubah Semakin Luas” https://mongabay.co.id/2021/10/26/hutan-mangrove-nasional-berubah-semakin-luas/
4. “Indonesia Nets More Than 50,000 Hectares of New Mangrove Forests” https://newgelora.thejakartapost.com/news/2021/10/17/indonesia-nets-more-than-50000-hectares-of-new-mangrove-forests
5. “Sekjen KLHK Bersama IKA PIMNAS Tanam Mangrove demi Pulihkan Ekosistem Pesisir di Tana Tidung” https://wartaekonomi.co.id/read436466/sekjen-klhk-bersama-ika-pimnas-tanam-mangrove-demi-pulihkan-ekosistem-pesisir-di-tana-tidung
6. Website resmi Milky Gel https://milkygel.com/
