Milky Gel: Mengenal Gambut, Spons Raksasa Penjaga Air dan Karbon Indonesia
Banyak orang mengenal lahan gambut hanya ketika asap karhutla tiba. Padahal, dalam kondisi alaminya, gambut adalah penolong: ia menyimpan air dan menahan karbon dalam jumlah raksasa. Artikel Milky Gel kali ini mengajak Anda mengenal gambut lebih dekat, terutama di Kalimantan, pulau yang menyimpan jutaan hektar gambut.
Sebagai Susu Jelly produk UMKM Palangka Raya, Milky Gel tumbuh di tengah pulau yang lanskapnya sangat lekat dengan gambut. Karena itu, pembahasan ini terasa dekat dengan kami.
Seberapa Luas Lahan Gambut Indonesia?
Luas lahan gambut Indonesia sering disebut sekitar 13,4 juta hektare, merujuk data KLHK 2022. Sumber lain menyebut angka sedikit berbeda, misalnya 13,34 juta hektare dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (2019) dan 13,9 juta hektare dari BRGM. Perbedaan ini wajar karena metode pemetaan dan definisi yang dipakai tidak selalu sama.
Berdasarkan data Pantau Gambut yang dikutip dalam kajian Universitas Diponegoro, sebaran gambut di tiga pulau besar adalah sebagai berikut :
- Pulau Sumatra dengan luas lahan gambut 5,8 juta hektar.
- Pulau Kalimantan dengan luas lahan gambut 4,5 juta hektar.
- Pulau Papua dengan luas lahan gambut 3,0 juta hektar.
Mengapa Gambut Disebut Spons Raksasa?
Lapisan gambut tersusun dari sisa tumbuhan yang membusuk sangat lambat dalam kondisi tergenang. Menurut Badan Restorasi Gambut (BRG), gambut dapat menyerap air lima hingga lima belas kali bobot keringnya.
Saat hujan, gambut menahan aliran air sehingga mengurangi risiko banjir di sekitarnya. Saat kemarau, ia berfungsi sebagai cadangan air bagi lahan dan warga.
Fungsi kedua adalah penyimpan karbon. Gambut tropis Indonesia diperkirakan menyimpan hingga 57 gigaton karbon, atau sekitar 55 persen dari karbon gambut tropis dunia, menurut pemaparan yang dikutip Kompas. Karena itu, gambut yang rusak dan mengering berpotensi melepaskan karbon yang sudah lama tersimpan.
Ketika Gambut Mengering, Api Mudah Datang
Kanal drainase dan pembukaan lahan membuat gambut kehilangan air. Gambut yang kering jauh lebih mudah terbakar dan sulit dipadamkan.
Greenpeace Indonesia menghitung sekitar 599 ribu hektare area terbakar pada 2023 berada di kesatuan hidrologis gambut prioritas restorasi, dengan pelepasan emisi 553 juta ton CO2e. Adapun KLHK mencatat kebakaran lahan gambut sebesar 182.789 hektare pada tahun yang sama. Kedua angka tidak identik karena cakupan analisisnya berbeda, dan keduanya sama-sama menegaskan pentingnya menjaga gambut tetap basah.
Restorasi Lahan Gambut dengan Strategi 3R
Setelah kebakaran besar 2015, pemerintah membentuk Badan Restorasi Gambut pada 2016. Pada 2020, lembaga ini berkembang menjadi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) melalui Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2020. Strategi yang diterapkan dikenal sebagai 3R:
● Rewetting: pembasahan kembali gambut melalui sekat kanal, sumur bor, dan upaya lain agar gambut tetap basah.
● Revegetation: penanaman kembali vegetasi yang sesuai.
● Revitalization: pemulihan mata pencaharian masyarakat di sekitar gambut.
BRGM menerima target restorasi 1,2 juta hektar gambut hingga 2024. Kompas melaporkan BRGM mengklaim telah merestorasi 1,8 juta hektare sepanjang 2016–2023. Sebagai pembaca, kita tetap perlu mengikuti laporan independen agar capaian ini bisa diuji bersama.
Peran Kita dan Milky Gel dalam Menjaga Gambut
Warga biasa pun bisa berperan: tidak membuka lahan dengan membakar, mendukung produk usaha yang peduli lingkungan, dan ikut menyebarkan edukasi di sekitar kita. Sebagai UMKM Palangka Raya, Milky Gel ingin menjadi bagian kecil dari gerakan itu.
Dengan kemasan 245 ml yang praktis, Milky Gel cocok menemani relawan, pelajar, atau pekerja lapangan yang butuh minuman pengganjal lapar di sela kegiatan. Perpaduan susu lembut dan jelly kenyal membuat Susu Jelly ini terasa mengenyangkan tanpa berlebihan.
Tanya Jawab Seputar Lahan Gambut
Pembaca Milky Gel sering bertanya tentang hal-hal berikut.
Mengapa gambut yang kering berbahaya bagi iklim?
Menurut penjelasan BRGM, lahan gambut kering melepaskan karbon yang telah lama tertimbun sehingga mempercepat pemanasan global. Republika melaporkan sekitar 12 persen lahan gambut dunia telah dikeringkan dan terdegradasi. Indonesia sendiri memiliki 13,4 juta hektar gambut, setara 80 persen gambut Asia Tenggara dan 14 persen karbon gambut global.
Apa itu Desa Peduli Gambut?
Desa Peduli Gambut adalah desa yang didampingi untuk memperkuat kelembagaan dan penghidupan warga di lahan gambut. Industry.co.id mencatat BRG mendampingi 640 desa dengan luas gambut 4,6 juta hektare, serta melibatkan sekitar 118 ribu orang dalam kegiatan padat karya di lahan gambut hingga 2020.
Siapa saja yang dilibatkan dalam restorasi?
Selain pemerintah dan pemegang konsesi, BRGM sejak 2018 juga menggandeng tokoh agama seperti ustaz, kiai, pendeta, dan pastor untuk menumbuhkan kesadaran menjaga gambut. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dapat tumbuh dari berbagai pintu.
Kesimpulan
Gambut menyimpan air dan karbon, tetapi hanya selama ia tetap basah. Menjaga lahan gambut berarti menjaga udara, air, dan penghidupan jutaan orang. Setiap langkah kecil, dari tidak membakar lahan hingga membagikan informasi yang benar, ikut berperan.
Milky Gel mengajak Anda menikmati Susu Jelly sambil terus belajar tentang alam Indonesia, karena menjaga lingkungan selalu dimulai dari rasa ingin tahu.
Referensi
1. Restorasi Lahan Gambut Atasi Tantangan Perubahan Iklim https://lestari.kompas.com/read/2024/06/15/085515586/restorasi-lahan-gambut-atasi-tantangan-perubahan-iklim?page=all
2. Restorasi Kawasan Gambut, BRG Libatkan Berbagai Pihak https://nu.or.id/lingkungan/restorasi-kawasan-gambut-brg-libatkan-berbagai-pihak-yclQE
3. BRGM Uji Coba Bangun Sekat Kanal Lahan Gambut di Desa Limbung Kalbar https://nu.or.id/lingkungan/brgm-uji-coba-bangun-sekat-kanal-lahan-gambut-di-desa-limbung-kalbar-HjLYA
4. Meminjam Bahasa Agama, Merestorasi Gambut: Pengalaman BRGM https://crcs.ugm.ac.id/meminjam-bahasa-agama-merestorasi-gambut-pengalaman-brgm
5. Pelestarian Ekosistem Gambut demi Mencapai Tujuan Iklim Global https://news.republika.co.id/berita/rvq8qm457/pelestarian-ekosistem-gambut-demi-mencapai-tujuan-iklim-global
6. Ekosistem Lahan Gambut di Kalimantan, Indonesia (mengutip Pantau Gambut) https://eprints2.undip.ac.id/39334/3/BAB%20II.pdf
7. Karhutla Kronis: Bagai Api dalam Sekam https://www.greenpeace.org/indonesia/laporan/59567/karhutla-kronis/
8. Berubah Nama dan Tambah Tugas Baru, BRGM Akan Lanjutkan Pemulihan Gambut dan Mangrove https://www.industry.co.id/read/78853/berubah-nama-dan-tambah-tugas-baru-brgm-akan-lanjutkan-pemulihan-gambut-dan-mangrove
9. Website resmi Milky Gel https://milkygel.com/
